You are here
Home > INFO > Vaksin Baru HIV

Vaksin Baru HIV

Suatu vaksin HIV-1 dapat melindungi primata bukan manusia (non-human primates/NHPs) terhadap virus SIV (simian immunodeficiency virus/SIV). Virus ini mirip dengan HIV (human immunodeficiency virus) yakni sejenis lentivirus (sub-grup retrovirus) pemicu infeksi HIV dan sindrom kemerosotan kekebalan tubuh. Vaksin HIV-1 ini dapat melindungi primata bukan manusia terhadap virus mirip HIV. Ini hasil riset pra-klinis ilmuwan di Beth Israel Deaconess Medical Center (BIDMC). Berdasarkan hasil uji-klinis ini,  regim vaksin HIV-1 dievaluasi pada tahap uji-klinis internasional Fase ½a yang disponsor oleh Crucell Holland B.V., divisi riset Janssen Pharmaceutical Companies of Johnson & Johnson.

Calon vaksin HIV-1 berbasis perantara adenovirus itu dapat menghasilkan proteksi parsial terhadap SIV. Riset ini dipimpin oleh Dan H. Barouch, M.D., Ph.D., direktur Center for Virology and Vaccine Research, BIDMC, dan profesor obat di Harvard Medical School. Hasil riset dirilis oleh majalah Science edisi awal Juli 2015. Peneliti mengevaluasi kemanjuran vaksin berbasis perantara serotipe adenovirus 26 (Ad26) yang diperkuat dengan suatu protein murni. Hasilnya, virus HIV-1 dan proteinnya melindungi separuh dari hewan primata yang divaksin SIV.  (Science/Science Daily/SP) (Foto : Regim vaksin versi HIV-1 sedang dievaluasi tahap uji klinis internasional 1/2a; sumber: Science Daily, 2/7/2015)

Leave a Reply

Top