You are here
Home > INFO > Pengaruh Suhu Tubuh Terhadap Gagal-Jantung

Pengaruh Suhu Tubuh Terhadap Gagal-Jantung

Meninggal dadakan akibat cardiac-arrhythmia (detak jantung tak normal) atau gagal-jantung (heart-failure) dapat disebabkan oleh perubahan suhu tubuh. Misalnya, pemain sepakbola ambruk meninggal di tengah lapangan atau seseorang meninggal dadakan saat tidur, dapat disebabkan oleh detak-jantung tidak normal. Begitu hasil riset Profesor Peter Ruben dan koleganya di Simon Fraser University (Kanada) yang dirilis oleh jurnal Journal of Physiology edisi 15 Juli 2015. Tim itu meneliti mutasi protein pengirim sinyal listrik agar jantung berdetak.

Hasilnya, dalam beberapa kasus, perubahan suhu memicu cardiac-arrhythmia. Sinyal listrik dalam konstraksi otot dihasilkan oleh molekul protein kecil dalam membran sel-sel jantung. Beberapa mutasi DNA membuat protein-protein peka terhadap perubahan suhu tubuh. Ada satu protein yang tidak berfungsi normal jika suhu tubuh naik, misalnya saat olahraga, atau suhu tubuh turun, saat tidur. Akibatnya, sinyal listrik di jantung, tidak teratur dan memicu arrhythmia. Untuk mencegah risiko ini, jika ada sejarah meninggal dadakan dalam keluarga, perlu memeriksa medis. Melalui paduan elektro-cardiogram, screening genetik dan gaya-hidup teratur, cardiac-arrhythmia dapat dicegah. (Journal of Physiology/Science News Line/Global News/SP) (Foto : Profesor Peter Ruben; sumber : The Vancouver Sun, 13 Juli 2015)

Leave a Reply

Top